pariwisata kabupaten situbondo

Pemda Tutup Mata, PSK Lokalisasi GS Terus Bertambah

  Dibaca : 572 kali
Pemda Tutup Mata, PSK Lokalisasi GS Terus Bertambah
Satpol PP razia PSK pinggir jalan Desa Kotakan
space ads post kiri

# Satpol PP Takut Obrak 75 PSK dan 21 Mucikari

Menjelang bulan Ramadhan, penghuni lokalisasi Gunung Sampan (GS) terus bertambah. Pemerintah daerah belum memberikan peringatan terhadap penghuni dan mucikari lokalisasi terbesar Desa Kotakan Kecamatan Situbondo itu.

Setiap operasi gabungan satpol PP, polisi, TNI di lokalisasi gagal, para PSK dan mucikari kabur. Diduga operasi tersebut tercium warga lokalisasi Gunung sampan (GS). Menurut data yang diperoleh, Pekerja Seks Komersial (PSK) yang ada di GS 75 PSK dan 21 mucikari.

Kondisi ini karuan saja membuat resah warga sekitar. Namun mereka tak berdaya. “Suami saya kalau pulang ke rumah pasti mabuk dan uang untuk belanja habis, “ terang ibu rumah tangga yang tinggal tidak jauh dari GS.

Selain main wanita di Lokalisasi GS, suaminya main judi di lokalisasi itu. “Saya berharap kepada Bupati lokalisasi di desa Kotakan untuk ditutup, sepetri Kalijodo dan Doly Surabaya, “ tambah ibu beranak dua.

Banyaknya PSK di Lokalisasi Gunung Sampan (GS), berasal dari luar kota Bondowoso, Jember, Lumajang, Probolinggo, Banyuwangi, bahkan ada yang berasal dari Bojonegoro dan Malang.

“Para wanita penghibur banyak yang berasal dari luar kota, “ tambah warga Desa Kotakan. Sementara itu, saat dikonfirmasi di kantornya, Kasatpol PP Drs Agung tidak ada ditempat. (im/ed)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional