pariwisata kabupaten situbondo

Pengusaha ‘Nakal’ Hambat Sensus Ekonomi

  Dibaca : 48 kali
Pengusaha ‘Nakal’ Hambat Sensus Ekonomi
space ads post kiri

* Petugas Sensus Mengeluh

Sensus ekonomi tahun ini tampaknya belum berjalan mulus. Petugas Pencacah Lapangan yang bertugas melakukan Sensus ternyata masih menemukan berbagai kendala.

Petugas mengeluh karena kesulitan melakukan sensus para pengusaha. Ironisnya, sikap pengusaha yang terkesan kurang terbuka memberikan data terjadi kawasan kota Situbondo yang mayoritas masyarakatnya lebih terdidik.

Sebagian besar pengusaha di kawasan kota sulit ditemui. Kalaupun berhasil bertemu, petugas Sensus kesulitan menggali data bentuk usahanya, karena yang bersangkutan selalu berusaha menghindar dengan dalih sedang sibuk.

Sikap pengusaha ‘nakal’ yang tidak bersedia memberikan data sensus ekonomi kemungkinan karena mereka ketakutan. Bisa jadi mereka takut ketahuan usahanya karena selama ini tidak taat membayar pajak.

Menurut Petugas Pencacah Lapangan Kota Situbondo, Arie Priono, sensus ekonomi sudah berlangsung hampir dua pekan. Kendala utama yang dihadapi petugas yaitu saat akan melakukan sensus masyarakat kelas menengah,” ujarnya.

Arie Priono menambahkan, mereka yang umumnya pengusaha dan kontraktor sangat sulit ditemui. Kalau pun berhasil bertemu, dirinya dan rekan-rekannya kesulitan menggali data pendapatan maupun pengeluaran perusahannya.

Arie Priono mengaku tidak tahu alasan para pengusaha tersebut terkesan menghindar untuk disensus. Padahal petugas sensus hanya mendata jenis usahanya yang akan dijamin kerahasiannya.

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Situbondo, Harsono mengatakan, pihaknya sudah meminta petugas lapangan, untuk terus mendatangi pengusaha  yang terkesan selalu menghindar,” terangnya.

Menurut Harsono, hasil sensus ekonomi tahun ini akan menjadi dasar pemerintah melakukan perencanaan pembangunan sektor ekonomi.

Oleh karena itu, Harsono meminta masyarakat memberikan data usahanya secara jujur, karena BPS akan menjamin kerahasiannya. (ima/ed/mz)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional