pariwisata kabupaten situbondo

Situbondo Dinyatakan KLB Demam Berdarah

  Dibaca : 337 kali
Situbondo Dinyatakan KLB Demam Berdarah
space ads post kiri

# Sudah Tewaskan 9 Orang

Kota Santri Situbondo berstatus Kejadian Luar Biasa penyakit Demam Berdarah (DB). Pasalnya, sejak Januari hingga bulan ini penderita Demam Berdarah mencapai 354 orang.

Pemberian status KLB DB tersebut disebabkan tingginya penderita meninggal dunia. Dari 354 penderita Demam Beradarah sebanyak 9 penderita meninggal dunia.

Menurut Abu Bakar, Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Situbondo, Kabupaten Situbondo berstatus KLB Demam Berdarah sejak April lalu.

Ada beberapa indikasi pemberian status KLB tersebut, diantaranya meningkatnya penderita meninggal dunia, serta penyebaran penyakit di masyarakat .

Pada tahun 2015, penderita demam berdarah yang meninggal dunia hanya lima orang. Sedangkan tahun ini hingga April lalu, sudah ada sembilan penderita meninggal dunia.

“Penyebab utama tingginya penderita demam berdarah, karena curah hujan yang tidak menentu. Akibatnya populasi jentik nyamuk aedes aigepty juga meningkat,” katanya.

Menurut Abu Bakar, Dinas Kesehatan sudah melakukan berbagai langkah taktis pencegahan, melalui Gerakan Situbondo Bersih Jentik (Gesit Batik).

Meski demikian, Abu Bakar mengaku masalah demam berdarah tidak bisa dibebankan kepada Dinas Kesehatan saja. Masyarakat harus pro aktif menjaga lingkungannya masing-masing.

Sementara itu, saat ini masih terdapat dua penderita demam berdarah menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Abdoer Rahem, masing-masing Sofia Riski Efendi, 13 bulan, warga Jalan Plaosa, Kelurahan Patokan, Kecamatan Situbondo.  Nurhatun Hasanah, 13 tahun, warga Dusun Sumberanyar, Desa Selowogo, Kecamatan Mlandingan. (ima/ed/ej)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional