pariwisata kabupaten situbondo

Pemkab Bentuk Kawasan Kerapu

  Dibaca : 304 kali
Pemkab Bentuk Kawasan Kerapu
space ads post kiri

Pemerintah Kabupaten Situbondo, akan membuat kawasan Kerapu dalam rangka Pencanangan Situbondo Kota Kerapu 2017. Kawasan Kota Kerapu akan dibangun di Dusun Gundil, Desa Klatakan, Kecamatan Kendit.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Situbondo, Eko Prayudi saat dikonfirmasi Memo X menjelaskan, Pemkab sudah menyediakan lahan untuk memperkenalkan kerapu dengan membuat semacam kawasan Kerapu.

Di kawasan kerapu ini selain tersedia dermaga sebagai fasilitas pengunjung untuk melihat langsung cara membudidaya ikan kerapu. Kawasan yang berada di sepanjang jalan raya pantura ini juga menyediakan tempat peristirahatan atau rest area lengkap dengan menu masakan ikan kerapu.

Tak hanya sekedar kawasan kerapu, pencanangan Situbondo Kota Kerapu juga bertujuan untuk mengoptimalkan produktivitas Ikan Kerapu yang berpotensi dikembangkan di Situbondo.

Menurut Eko, Ikan Kerapu bisa tumbuh optimal di Situbondo. Ini terbukti produktivitas ikan kerapu terus naik dari tahun ketahun.

Berdasarkan catatan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Situbondo, potensi ikan kerapu dalam setahun sekitar 500 ton, jumlah ini menurut Eko akan meningkat signifikan hingga 4 ribu ton pada saat pencanangan Situbondo Kota Kerapu.

Sebab pihaknya telah membentuk Asosiasi Kerambah budidaya ikan kerapu yang terdiri dari 60 pemilik Kerambah dengan potensi 4 ribu ton setiap kali panen, yang akan terealisasi tahun depan.

Berdasarkan pantauan RRI, Situbondo memiliki tiga sentra budidaya Ikan Kerapu, yaitu di Desa Sumber Waru Kecamatan Banyuputih, Desa Gelung Kecamatan Panarukan dan di Dusun Gundil Desa Klatakan, Kecamatan Panarukan.

Ada dua jenis Kerapu yang dibudidaya yaitu, Kerapuh Cantang (persilangan antara Kerapu macan dan Kerapu Kertang) dijual dengan harga Rp 90.000 per kilogram, dan Kerapuh Cantik (persilangan antara Kerapuh Macan dan Batik) seharga Rp 130.000 per kilogram, jenis ini lebih mahal karena selain memiliki waktu yang lebih lama untuk dipanen yaitu sekitar 10 bulan jenis ini juga memiliki rasa yang lebih nikmat.

Eko Prayudi

Eko Prayudi

Ikan Kerapu Situbondo ini selain diminati oleh masyarakat lokal juga mampu menembus pasar Global diantaranya, Hongkong, Thailand, dan Fhilipina.(cw-1/mz)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional