pariwisata kabupaten situbondo

Bolos Sekolah, 10 Pelajar Terjaring Razia Sat Pol PP

  Dibaca : 391 kali
Bolos Sekolah, 10 Pelajar Terjaring Razia Sat Pol PP
space ads post kiri

Sebanyak 10 orang pelajar SMAN di Situbondo tertangkap Satuan Polisi Pamong Praja (SatPol PP) dan Linmas Kabupaten Situbondo ketika bolos sekolah.

Sepuluh orang pelajar tersebut di razia Satpol PP dan Linmas ketika sedang bergerombol di arena permainan billiard di Lingkungan Ayuban Kelurahan Mimbaan Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo, Kamis (21/4).

Menurut keterangan yang disampaikan Kasi Penyidikan dan Penindakan Satpol PP dan Linmas Situbondo, Sutikno mengatakan, ketika mereka ditangkap diantaranya ada yang sedang asyik bermain billiard.

“Mereka kita tangkap berdasarkan laporan dari guru mereka sendiri ke Satpol PP. Ketika kami cek ke lokasi, ternyata benar, ada 10 siswa di arena permainan billiard, mereka bolos sekolah,” jelas Sutikno.

Lebih lanjut, Sutikno menjelaskan, sebanyak 10 pelajar rata-rata masih duduk di bangku kelas XI IPS dan IPA. Mereka semua berasal dari satu sekolah sebuah SMAN di Kabupaten Situbondo.

“Ketika digerebek, sebagian siswa asyik bermain billiard. Sedangkan yang lainnya sedang kongkow-kongkow menyaksikan temannya yang bermain, sambil menunggu gilirannya bermain bilyard,” bebernya.

Saat mengetahui kedatangan Satpol PP dan Linmas, sambung Sutikno, para siswa yang bolos sekolah itu langsung terkejut.

Namun, mereka tidak bisa berkutik atau kabur, karena posisi mereka sudah dikepung oleh petugas Satpol PP. Tanpa adanya perlawanan, mereka langsung dinaikkan ke mobil patroli Satpol PP, lalu dibawa ke kantor untuk dilakukan pembinaan.

Saat berada di kantor Satpol PP, para siswa didata dan dibina, termasuk pembinaan fisik. Sambil bertelanjang dada, para siswa bolos itu diperintahkan berlari, push up, hingga hormat ke tiang bendera dan membacakan teks Pancasila.

“Setelah mendapat pembinaan, nanti kami akan memanggil pihak sekolah ke kantor Satpol PP. Mereka juga akan dikenakan wajib lapor selama satu minggu. Setelah itu, mereka kami serahkan ke sekolah agar dilakukan pembinaan lebih lanjut,” pungkas Sutikno. (cw-1/ej)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional